Kamis, 31 Mei 2012

Kewirausahaan / Enterpreneurship

Kuliah VIII:

A.    KEWIRAUSAHAAN/ENTERPRENEURSHIP


  1. Pengertian Wirausaha
Wirausaha secara bahasa berasal dari dua kata yaitu: “wira” dan “usaha”. Wira adalah berarti manusia yang unggul, teladan atau ahli, dan usaha berarti kegiatan yang terorganisir dalam mengolah dan atau menjual produk baik dilakukan oleh individu maupun lembaga dengan tujuan untuk memperoleh keuntungan dan memenuhi kebutuhan masyarakat.
Menurut Peter Drucker, wirausaha (enterpreneur) adalah seseorang yang mampu memanfaatkan peluang.
Menurut Bedeau, entrepreneur adalah orang yang menanggung resiko, merencanakan, mengorganisir dan memiliki suatu usaha.

  1. Sikap Mental Wirausaha antara lain terdiri dari:
a.       Percaya diri
b.      Berorientasi pada tugas
c.       Pengambilan resiko
d.      Kepemimpinan
e.       Keorisinilan
f.       Berorientasi masa depan
g.      Kreativitas

  1. Faktor-faktor Pembentuk Mental Wirausaha dapat berasal dari:
a.       Aspek  Personal, merupakan aspek-aspek kepribadian yang berkaitan dengan nilai-nilai individu seseorang.
b.      Aspek Sociological, merupakan aspek-aspek yang berkaitandengan hubungan antar manusia sebagai makhluk sosial yang tidak dapat hidup sendiri dan senantiasa saling membutuhkan dengan manusia lain.
c.       Aspek Environmental, merupakan aspek-aspek lingkungan yang kondusif untuk memunculkan dan membentuk mental wirausaha.


B.     PERENCANAAN BISNIS


  1. Menilai Kondisi Pasar

Sebelum menciptakan suatu bisnis baru untuk pasar tertentu, sebaiknya pengusaha mempertimbangkan kondisi-kondisi berikut dari pasar tersebut, yaitu :
  1. Permintaan
  2. Persaingan
  3. Kondisi tenaga kerja
  4. Kondisi peraturan dan perundang-undangan

2.      Mengembangkan keunggulan kompetitif

Setelah mengidentifikasi dan menilai pesaing utamanya, maka pengusaha harus menilai segmen pasar spesifik dimana mereka berada untuk menentukan keunggulan kompetitif yang dimiliki dan akan dijadikan sarana untuk meraih pangsa pasar. Adapun yang dapat dilakukan dalam mengembangkan keunggulan kompetitif bisnis adalah :
  1. Keunggulan-keunggulan penting perusahaan
  2. Menggunakan internet untuk menciptakan keunggulan kompetitif
  3. Mengembangkan analisis SWOT untuk mengembangkan keunggulan kompetitif

3.      Mengembangkan rencana bisnis

Uraian terinci mengenai bisnis yang telah diusulkan setelah menilai pasar dan mempertimbangkan keunggulan kompetitif merupakan kegiatan mengembangkan rencana bisnis yang didalamnya mengemukakan tentang :
  1. Penilaian lingkungan bisnis
  2. Rencana manajemen
  3. Rencana pemasaran
  4. Rencana keuangan
  5. Menilai suatu rencana bisnis

C.    TEORI MENETAPKAN LOKASI BISNIS
Lokasi bisnis secara signifikan dipersepsikan sebagai salah satu faktor yang dapat membantu menunjang keberhasilan kegiatan bisnis. Hal tersebut karena dengan lokasi yang tepat berkaitan dengan produk dan lahan bisnis yang digeluti turut menetukan terhadap kelangsungan hidup suatu bisnis. Oleh karena itu dalam menetapkan lokasi bisnis harus diperhatikan hal-hal berikut:
  1. Lokasi bisnis berkaitan dengan kemudahan akses bagi konsumen terhadap hasil produksi kegiatan bisnis (produk).
  2. Lokasi bisnis berdasarkan kedekatan dengan sumberdaya khususnya pasokan bahan baku sebagai salah satu faktor produksi dalam bisnis.

1 komentar: